Apa Itu Kerupuk Kulit Kakap?
Kerupuk Kulit Kakap adalah kerupuk yang dibuat dari kulit ikan kakap merah (Lutjanus sp.), yang diolah hingga menjadi camilan renyah dan gurih. Berbeda dengan kerupuk kulit sapi atau kerbau, kerupuk ini memiliki aroma laut yang khas dan kaya akan protein hewani.
Ciri Khas Kerupuk Kulit Kakap
? Bahan Utama:
-
Kulit ikan kakap merah segar
-
Bumbu rempah seperti:
-
Bawang putih
-
Ketumbar
-
Garam
-
Cuka atau jeruk nipis (untuk menghilangkan bau amis)
-
-
Minyak goreng (untuk proses penggorengan)
? Proses Pembuatan:
-
Pembersihan:
Kulit ikan dibersihkan dari sisa daging, sisik, dan bau amis. -
Perendaman:
Direndam dalam larutan bumbu dan rempah selama beberapa jam agar meresap. -
Pemasakan:
Dikukus atau direbus terlebih dahulu agar kulit lebih empuk. -
Penjemuran:
Dikeringkan di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. -
Penggorengan:
Digoreng dengan suhu tinggi agar mengembang dan renyah.
Tekstur dan Rasa
-
Tekstur: Garing, ringan, dan sedikit berpori.
-
Rasa: Gurih, asin, dan ada rasa khas laut dari kulit ikan kakap.
-
Aroma: Harum rempah dan ikan laut yang menggoda.
Manfaat Gizi
Kerupuk kulit kakap mengandung:
-
Protein hewani tinggi
-
Kolagen alami dari kulit ikan
-
Lemak sehat
-
Kalsium dan fosfor (jika masih ada bagian tulang kecil)
Namun tetap perlu dikonsumsi dengan bijak karena digoreng dalam minyak.
Varian Produk
Kerupuk Kulit Kakap tersedia dalam berbagai bentuk:
-
Mentah (kering) – untuk digoreng sendiri
-
Matang (siap makan) – dalam kemasan praktis
-
Varian rasa:
-
Original
-
Pedas
-
Balado
-
BBQ
-
Jagung bakar
-
Cara Menyajikan
-
Camilan langsung
-
Pelengkap nasi dan sambal
-
Cocok untuk lalapan atau lauk pendamping soto, nasi uduk, pecel, dll.
Potensi Usaha
Kerupuk kulit kakap memiliki pasar yang luas karena:
-
Unik dan belum banyak pesaing
-
Disukai penggemar seafood
-
Bisa dijual ke pasar modern, online shop, oleh-oleh khas daerah
-
Bisa dijadikan produk ekspor karena berbahan laut dan tinggi protein
Tips Penyimpanan
-
Kerupuk mentah: simpan di tempat sejuk dan kering, bisa tahan 3–6 bulan.
-
Kerupuk matang: simpan dalam toples kedap udara agar tetap renyah, tahan 1–2 bulan.





