Apa itu Kerupuk Samiler ?
Kerupuk Samiler adalah jenis kerupuk tradisional khas dari daerah Jawa, terutama populer di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kerupuk ini memiliki bentuk lonjong pipih dan melengkung, menyerupai potongan pisang atau lidah, dan bertekstur renyah setelah digoreng. Samiler dikenal dengan rasa gurih dan aroma khas yang menggoda.
Ciri Khas Kerupuk Samiler:
-
Bahan Dasar:
-
Singkong (ketela pohon) yang dihaluskan.
-
Dicampur bumbu-bumbu seperti bawang putih, ketumbar, dan garam.
-
Terkadang diberi pewarna makanan agar lebih menarik.
-
-
Proses Pembuatan:
-
Singkong diparut dan dibumbui.
-
Adonan dibentuk lonjong dan dikukus/dimasak.
-
Setelah matang, diiris tipis dan dijemur hingga kering.
-
Siap digoreng atau dijual dalam bentuk mentah (kriuk setelah digoreng).
-
-
Bentuk dan Ukuran:
-
Panjang sekitar 5–7 cm.
-
Bentuk melengkung seperti pisang kering.
-
Berwarna putih kekuningan, krem, atau kadang merah muda tergantung pewarna.
-
-
Tekstur dan Rasa:
-
Sangat renyah dan ringan.
-
Rasa gurih khas singkong, dengan aroma bawang dan ketumbar.
-
Varian Rasa:
Meski secara tradisional hanya ada rasa gurih asin, kini Samiler juga tersedia dalam varian:
-
Balado
-
Pedas manis
-
Jagung bakar
-
BBQ
(disesuaikan dengan selera pasar modern)
Cara Menyajikan:
-
Digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah.
-
Cocok untuk lauk pelengkap nasi, camilan, atau hidangan saat acara keluarga.
Potensi Bisnis:
Kerupuk Samiler sangat potensial untuk dijual secara:
-
Eceran dan grosir (mentah atau matang)
-
Online dan offline
-
Cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas daerah atau dipasarkan melalui agen/reseller
Penyimpanan:
-
Dalam bentuk mentah: simpan di tempat kering dan kedap udara, bisa tahan hingga berbulan-bulan.
-
Setelah digoreng: simpan dalam toples tertutup agar tetap renyah.





